Sabtu, 16 Januari 2016

Mungkin sudah tidak asing lagi kalau kita mendengar minuman tradisional yang sangat bermanfaat dan menyehatkan. minuman tradisional ini penuh dengan ramuan berbagai macam rempah-rempah yang tersebar di seluruh pelosok negeri. kami menyebutnya Jamu [istilah jawa] mungkin di daerah lain dengan sebutan lain namun semua itu adalah intinya sama.

Ramuan-ramuan seperti ini sudah terkenal sejak dulu kala, ini juga termasuk warisan leluhur atau salah satu peninggalan nenek moyang kita. dahulu di zaman kerajaan Majapahit, Raja-raja Jawa umumnya juga meminum ramuan-ramuan tersebut untuk kesehatan para sang raja-raja. hingga sangat melekat sekali Jamu itu dengan tradisi dan budaya Jawa pada zaman dahulu.

Jamu yang di racik dengan rempah-rempah beserta bahan-bahan yang sangat tradisional sekali ini ternyata sangat menyehatkan sekali, jamu yang diolah berdasarkan bahan-bahan jamu yang alami tanpa mencampuri dengan misal pemanis buatan, pengawet makanan atau diolah menggunakan air yang tidak matang ini tidak akan menimbulkan efek ketergantungan, begitu juga sebaliknya. jika semua dilakukan dengan benar maka jamu itu akan menyehatkan dan terasa enak kalau di konsumsi setiap hari...

kita tahu di Indonesia ini kaya akan rempah-rempah yang tersebar di seluruh penjuru Nusantara, ada baiknya jika kekayaan negeri ini seperti rempah-rempah itu kita gunakan sebagai bahan jamu, sebagai minuman tradisional yang benar-benar bermanfaat untuk di sekeliling kita.
jenis rempah-rempah yang sangat bermanfaat seperti : Jahe merah, merica bolong, cabe puyang, temulawak, kunir putih, jinten hitam, daun mutiara dan masih banyak lagi yang lainnya.

jika bahan-bahan tersebut kita jadikan satu dan kita olah secara baik dan benar akan menghasilkan jamu tradisional yang menyehatkan pula. contoh seperti Kunir asem yang cocok sekali untuk wanita yang sedang menstruasi, dan masih banyak lagi jenis jamu-jamu yang sangat menyehatkan.

Jamu pegal linu seperti biasa kita ketahui juga baik untuk menjaga kesehatan terutama badan yang terasa capek-capek dan pegal serta letih, mengembalikan stamina yang hilang di setelah seharian kita bekerja.
ada juga jamu asam urat, ada pula jamu khusus untuk wanita yaitu jamu keputihan, dan rapet wangi untuk menjaga daerah kewanitaan agar tetap kembali rapet lagi, kesat dan tidak keputihan serta menjaga keharmonisan rumah tangga bagi yang sudah berumah tangga.

Jamu Kunyit Asem asli produk rumahan (Home Industry)

Jamu kunyit asem




Jamu tradisional adalah jamu yang terbuat dari bahan-bahan alami. Seperti dari tumbuh-tumbuhan yang diracik menjadi serbuk jamu dan minuman jamu.Tujuannya sebagai khasiat kesehatan dan kehangatan tubuh.
Jamu dalam istilah lain (Herbal Medicine) sebagai salah satu bentuk pengobatan tradisional, memegang peranan penting dalam pengobatan penduduk di negara berkembang. Diperkirakan sekitar 70-80% populasi di negara berkembang memiliki ketergantungan pada obat tradisional (Wijesekera, 1991; Mahady, 2001).
Secara umum jamu dianggap tidak beracun dan tidak menimbulkan efek samping. Khasiat jamu telah teruji oleh waktu, zaman dan sejarah, serta bukti empiris langsung pada manusia selama ratusan tahun (Winarmo, 1997).

Jamu tradisional adalah jamu hasil produksi rumahan (home industry). Yang cara pemasarannya adalah memasukan hasil olahan jamu yang telah dibuat ke dalam botol-botol yang kemudian dipasarkan. Jamu ini bisa juga dijual dengan cara berkeliling setiap hari atau disetorkan di warung-warung atau toko yang sudah bekerjasama dengan pemilik jamu. Jamu pada umumnya digunakan untuk maksud menjaga kesehatan. Orang membeli jamu seringkali karena kebiasaan mengonsumsi sebagai minuman kesehatan yang dikonsumsi sehari-hari.

sekian ulasan saya tentang jamu sebagai minuman tradisional yang memang benar-benar menyehatkan jika di olah dengan baik dan benar. untuk jenis minuman jamu yang lainnya akan saya bahas dilain waktu dan kesempatan, beserta khasiat dan kegunaannya.